<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2921934201278785135</id><updated>2012-02-16T09:41:57.441-08:00</updated><title type='text'>bluegreen-life</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Green Reefs Indonesia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10638530932271572115</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_jOJ4WzLFWK8/SEYOPbcLLBI/AAAAAAAAAAo/CyBLQXzkhVU/S220/Senapan.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2921934201278785135.post-5357917564486216027</id><published>2011-05-04T21:06:00.000-07:00</published><updated>2011-05-04T21:12:48.731-07:00</updated><title type='text'>New life...</title><content type='html'>Alhamdulillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya semangat untuk mengisi kembali blog ini tumbuh juga, setelah dorongan dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tak langsung, dan terutama Umminya azzam :)...buat author www.lembaran-kehidupan.blogspot.com, jazakumulloh khoir atas dorongan dan semangatnya selama ini, semoga senantiasa sehat dan semangat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, setelah vacum selama beberapa bulan berlalu, banyak perubahan dan penambahan, semakin nyata kasih sayang Allah swt kepada keluarga kecil kami...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2921934201278785135-5357917564486216027?l=bluegreen-life.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/feeds/5357917564486216027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2921934201278785135&amp;postID=5357917564486216027' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/5357917564486216027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/5357917564486216027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/2011/05/new-life.html' title='New life...'/><author><name>Green Reefs Indonesia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10638530932271572115</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_jOJ4WzLFWK8/SEYOPbcLLBI/AAAAAAAAAAo/CyBLQXzkhVU/S220/Senapan.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2921934201278785135.post-374051125833899560</id><published>2009-12-05T22:00:00.000-08:00</published><updated>2009-12-05T22:13:23.008-08:00</updated><title type='text'>Never Old too Learn...</title><content type='html'>Rasulullah bersabda : "Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat"...ketika umur sudah lanjut..cenderung manusia malas beraktifvitas, hanya sebagian orang saja yang memperhatikan hari tuanya. Ada sebagian yang hanya menghabiskan dengan olah raga, ada juga yang hanya membaca koran tiap pagi, ada juga yang tetap belajar atau membaca buku dan memperbanyak mengingat Allah swt. Setiap saat adalah ibadah, belajar pun ibadah. Oleh kare itu, marilah mengisi hari akhir kita dan setiap saat kita dengan ibadah, minimal berzikir dengan syukur...Alhamdulillah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2921934201278785135-374051125833899560?l=bluegreen-life.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/feeds/374051125833899560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2921934201278785135&amp;postID=374051125833899560' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/374051125833899560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/374051125833899560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/2009/12/never-old-too-learn.html' title='Never Old too Learn...'/><author><name>Green Reefs Indonesia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10638530932271572115</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_jOJ4WzLFWK8/SEYOPbcLLBI/AAAAAAAAAAo/CyBLQXzkhVU/S220/Senapan.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2921934201278785135.post-8172221492309714779</id><published>2009-03-05T22:50:00.000-08:00</published><updated>2009-03-05T22:51:40.352-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Fenomena Mistik di Kab Jombang dan Sakitnya Keyakinan Masyarakat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Heboh Kabupaten Jombang Jawa Timur belum usai setelah Rian Jagal yang membunuh 11 orang yang ditanam di sekitar rumahnya. Kini seorang anak SD bernama Ponari yang tersambar petir ketika bermain sepakbola di lapangan tiba-tiba memiliki batu yang dipercaya masyarakat dapat menyembuhkan segala macam penyakit.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan air mandi anak tersebut diambil kemudian dijadikan obat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kemudian muncul pula anak perempuan bernama Dewi yang berumuran sama dengan Ponari. Dia memiliki sebuah batu yang dipercaya memiliki keampuhan yang sama dengan yang dimiliki Ponari. Tapi belakangan di duga palsu dan hanya akal-akalan orang tua anak tersebut saja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Berikutnya muncul seorang ibu yang mengaku mendapatkan batu yang dapat berteriak minta tolong sewaktu mengantarkan anaknya ke sekolah. Dan kini praktiknya masih berlangsung. Entah dukun apa lagi yang muncul di kabupaten ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Banyaknya pengobatan alternatif yang irrasional membingungkan masyarakat dalam upaya menyembuhkan penyakit yang di deritanya. Masyarakat rela mengantri berjam-jam, berdesakan kemudian tak terkontrol sehingga mengakibatkan kematian. Pasien Ponari sudah ada yang kembali berobat ke rumah sakit bahkan sakitnya bertambah parah akibat minum air celupan batu ponari. Namun kejadian ini tak pula menurunkan antusias masyarakat untuk mendatangi Ponari di sekolahnya. Sebelumnya sewaktu aktif mengobati pasien di rumahnya, Ponari tidak sekolah hampir sebulan. Kemudian saat sekolah, ponari didatangi kembali oleh pasien yang masih percaya keampuhan batunya. Apakah kondisi ini tidak mengganggu aktivitas anak tersebut ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Saat praktik pengobatan Ponari yang pasiennya mencapai ribuan orang perhari, mengusik para ulama (MUI) setempat. Sehingga sembari berobat, pasien di beri ceramah agar memohon pertolongan dan kesembuhan hanya pada Allah semata bukan pada batu. Karena hanya Allah yang memiliki kekuatan, sedangkan makhluknya adalah zat yang lemah. Namun imbauan ini tidak di tanggapi oleh para pasien.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam suatu perbincangan di televisi (kalau tidak salah TV One), masih ada saja pihak yang menyalahkan para ulama yang tidak becus menyelenggarakan pendidikan keagamaan khususnya di kota Jombang. Sungguh ironi, bukannya mencari solusi malah mengkambinghitamkan para ulama. Sejatinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semua pihak bertanggungjawab atas kondisi ini, masyarakat, pemerintah dan para ulama. Semua saling bantu bahu membahu menyelenggarakan pendidikan formal dan informal bidang umum maupun agama. Agama tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan bermasyarakat, apalagi kondisi masyarakat yang memiliki leluhur yang berkeyakinan pada benda-benda gaib dan mudah percaya pada benda-benda yang dikeramatkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Malang, 25 Februari 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pukul 06:00 pagi &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Belum lagi dukun cilik baru di Makassar....betul-betul “sakit keyakinan”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2921934201278785135-8172221492309714779?l=bluegreen-life.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/feeds/8172221492309714779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2921934201278785135&amp;postID=8172221492309714779' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/8172221492309714779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/8172221492309714779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/2009/03/fenomena-mistik-di-kab-jombang-dan.html' title=''/><author><name>Green Reefs Indonesia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10638530932271572115</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_jOJ4WzLFWK8/SEYOPbcLLBI/AAAAAAAAAAo/CyBLQXzkhVU/S220/Senapan.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2921934201278785135.post-2099049578156995727</id><published>2009-03-05T22:47:00.000-08:00</published><updated>2009-03-05T22:49:03.030-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;CATATAN LAMBELU : MEROKOK, TAK PEDULI DENGAN YANG LAIN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Berulang-ulang petugas kebersihan dan petugas informasi memberitahukan agar penumpang KM Lambelu tidak merekok di dalam kapal karena dapat menimbulkan kebakaran dan mengganggu penumpang yang lain. Belum lagi imbauan yang terdapat di dinding setiap dek, tertulis jelas “Dilarang merokok di dalam kapal”. Tapi hasilnya, seolah para perokok tersebut buta dan tuli...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sungguh ironi memang bangsa kita ini, sudah banyak orang yang terpelajar, kaum buta aksara yang beraktivitas di keramaian paling besar 20 %. Selebihnya, paling tidak tahu membaca dan menulis. Tapi imbauan berulang-ulang dan tulisan dilarang merokok yang besar tidak juga menggugah kesadaran orang tersebut untuk menghargai orang lain. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Setiap orang punya hak, tapi bukan berarti harus memaksakan dengan orang lain, karena akan saling berbenturan. Siapapun berhak merokok, tapi jangan ditempat umum dan tempat yang tertutup (sirkulasi tidak lancar), karena tentunya mengganggu hak orang yang menginginkan udara bersih. Ada seorang kawan perokok kenalan dikapal, sambil diskusi lepas ia berkata “ bagaimana fatwa haram merokok dari ulama ? dan kenapa baru saat sekarang ini baru dikeluarkan, kenapa tidak dari dulu”. Karena ku merasa tertantang dan pernah membaca korang maka Jawabku “Yang pernah saya baca, ulama mengharamkan merokok dengan catatan, tidak boleh ditempat umum, kendaraan umum apalagi tempat tertutup”, kawanku yang lain menambahkan juga haram bagi wanita dan anak-anak. Dan dia pun merasa kurang puas, kenapa tida dipikirkan nasib para petani tembakau. Saya pun berkata “kalau kita yang bukan petani boleh saja berkata, kenapa tidak cari pekerjaan yang lain saja selain petani tembakau, tapi pasti ada solusinya”. Kutambahkan “untuk melarang suatu kebudayaan yang sudah mengakar (merokok) tidak bisa dengan fatwa atau aturan saja dan patutnya kita bersyukur fatwa dan peraturan itu sudah ada. Dengan penelitian dan fakta yang ada, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;diharapkan orang sadar dengan sendirinyanya, karena membangun kesadaran itu sangat sudah dibanding hanya melarang saja”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tak lama diskusi tersebut, disekitarku sudah ada yang ditegur dan diancam diambil rokonya bila masih merokok di dalam dek. Setelah petugas berlalu, mereka pun melakukan hal yang sama. Pertanyaanya, apakah mereka buta atau tuli ? tidak, mereka tidak sadar dan toleran terhadap orang lain. Jadi, jangan marah bila hak orang tersebut tenganggu pula. Impas kan ? &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Malang, 24 Februari 2009 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pukul 06:00&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sehari setelah tiba di Tanjug perak, pegal segali...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2921934201278785135-2099049578156995727?l=bluegreen-life.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/feeds/2099049578156995727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2921934201278785135&amp;postID=2099049578156995727' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/2099049578156995727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/2099049578156995727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/2009/03/catatan-lambelu-merokok-tak-peduli.html' title=''/><author><name>Green Reefs Indonesia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10638530932271572115</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_jOJ4WzLFWK8/SEYOPbcLLBI/AAAAAAAAAAo/CyBLQXzkhVU/S220/Senapan.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2921934201278785135.post-2559543838328242628</id><published>2008-08-13T05:44:00.000-07:00</published><updated>2008-08-13T05:58:13.348-07:00</updated><title type='text'>Balada Si Batu dan Si Lumut</title><content type='html'>titik hujan basahi bumi&lt;br /&gt;tak peduli membasahi ranting pohon atau batu&lt;br /&gt;hujan dalam waktu yang lama membuat daerah tambah subur&lt;br /&gt;banyak tumbuh tumbuhan baru termasuk lumut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lumut tumbuh pada sebongkah batu&lt;br /&gt;lama kelamaan hubungan mereka semakin akrab&lt;br /&gt;lumut dapat tumbuh subut diatas batu&lt;br /&gt;dan batu pun senang karena tidak kepanasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semakin lama, lumut semakin subur&lt;br /&gt;tumbuh pada seluruh tubuh batu&lt;br /&gt;batu tak dapat membesar mengimbangi lumut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lumut berkata " kau tak pernah menyenangkanku"&lt;br /&gt;batu hanyalah batu&lt;br /&gt;diam membatu dengan penuh tanda tanya ????&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2921934201278785135-2559543838328242628?l=bluegreen-life.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/feeds/2559543838328242628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2921934201278785135&amp;postID=2559543838328242628' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/2559543838328242628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/2559543838328242628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/2008/08/balada-si-batu-dan-si-lumut.html' title='Balada Si Batu dan Si Lumut'/><author><name>Green Reefs Indonesia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10638530932271572115</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_jOJ4WzLFWK8/SEYOPbcLLBI/AAAAAAAAAAo/CyBLQXzkhVU/S220/Senapan.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2921934201278785135.post-7098174933854786758</id><published>2008-06-01T20:28:00.000-07:00</published><updated>2008-06-01T20:35:22.119-07:00</updated><title type='text'>Katakanlah Kejujuran Walau Pedih !</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;    Manusia tak ada yang sempurna, tak ada yang luput dari kesalahan. Karena ketidaksempurnaan tersebut menjadi salah satu syarat bahwa ia adalah manusia, makhluk yang memiliki kehendak dan kemauan, pilihan dan imajinasi, kalau tidak demikian berarti makhluk tersebut adalah malaikat yang selalu taat pada perintahNya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Namun, karena keterbatasannya tersebut, kadang manusia khilaf mengakui dirinya yang lemah, mereka menutupi dengan bualan-bualan dan polesan kata-kata yang menjadikan dirinya terlihat sempurna di mata manusia. Akhirnya mereka pun sibuk menutupi dirinya tanpa sadar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;orang sekitarnya sudah tahu keburukannya dan tahu bahwa orang sekitar tersebut telah dibohongi. Menutupi kebohongan dengan kebohongan baru, semakin tinggi gunung kebohongan yang mereka perbuat semakin tinggi pula akibat yang akan ditanggung.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Namun tak mudah pula berkata dan berbuat jujur, kita harus siap dengan reaksi orang atas kejujuran tersebut. Ada beberapa reaksi yang dapat timbul : (a) ada yang menerima dan memaafkan segera, menganggap itu adalah sebuah kekhilafan dan segera melupakannya (b) ada yang membutuhkan waktu untuk menerima dan memaafkan perbuatan kita, membutuhkan kesungguhan dan keseriusan kita bahwa kita akan berubah (c) ada pula yang menolaknya mentah-mentah, mereka tidak ingin dan tidak mau melihat kita berbuat salah, sekali saja kita berbuat kesalahan, maka akan terus dikenang dan bahkan selalu diungkit dan dibesarkan, sehingga dapat membuat kita rendah diri dan merasa tak berarti berhadapan dengannya. Karakter manusia memang beragam, namun ada satu sisi yang sama pada semua manusia siapapun dan dari ras manapun mereka yaitu keyakinan bahwa mereka adalah manusia bukan malaikat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Reaksi kedua yang ditimbulkan dari bersikap jujur menunjukkan bahwa mereka saying sama kita dan sangat menyayangkan kekhilafan yang telah kita lakukan, mereka menganggap dan yakin apa yang kita lakukan selalu logik dan dilandasi dengan niat yang baik. Namun dalam menjaga kelogisan dan niatan yang baik, sering kita dipengaruhi oleh hal-hal yang diluar kehendak dan kemauan kita, diganggu dan diganggu oleh pihak-pihak yang tidak ingin kita berbuat baik yang mencari teman untuk kehidupannya. Dan ketika kita lemah, kita akan mudah tergoda dan terbuai oleh bujuk rayunya dan akhirnya kita pun terjatuh dan tenggelam bersamanya. Ketika kita terjatuh,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ada tiga langkah yang mesti dilakukan bila menghadapi orang yang memberikan reaksi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kedua ini. Pertama, meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi lagi pada Zat yang Maha Kuasa, Kedua meminta maaf pada orang sekitar kita dan meyakinkan mereka bahwa kita bersunggu-sungguh dan yang ketiga memperbaiki diri untuk kehidupan yang lebih baik.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Namun, bagi orang yang memberikan reaksi yang ketiga, mereka akan sulit bahkan tidak mau menerima kekurangan dan kekhilafan kita, mereka akan memberi cap jelek setiap tindakan kita meskipun menghasilkan emas dan berlian. Sekali berbuat salah, akan selalu dikenang sebagai kejadian luar biasa dan tidak akan diberikan kepercayaan lagi olehnya. Apapun reaksinya, tetap lakukan yang terbaik pada setiap kesempatan semampu kita dan berusaha memperbaiki kesalahan kita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dengan jujur pula, dapat menjadi media seleksi. Kita dapat mengetahui orang yang betul-betul perhatian dan peduli dengan kita dan orang yang hanya berpura-pura peduli, bahkan seolah-olah peduli. Orang yang betul-betul kita, menerima kesalahan sebagai sebuah kekhilafan dan ketidakkuasaan. Kemudian memberikan perhatian dan dorongan agar kita tidak mengulangi dan segera memperbaiki segala kesalahan. Menjadi propeller/mesin pendorong dalam kehidupan kita dan menjadi rambu-rambu peringatan atas tindakan dan sikap dalam menghadapi kehidupan kita. Sekalipun kita akan ditinggalkan oleh orang-orang yang paling dekat dengan kita, maka sesungguhnya kita tidak sendiri akan selalu ada kebaikan yang menemani. Sekalipun kejujuran itu pedih dan menyakitkan bahkan berefek negatif bagi kehidupan kita, katakanlah !. Karena jujur itu memuliakan kita. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Malang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;, 2 Juni 2008 ; 00:48 &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2921934201278785135-7098174933854786758?l=bluegreen-life.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/feeds/7098174933854786758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2921934201278785135&amp;postID=7098174933854786758' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/7098174933854786758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/7098174933854786758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/2008/06/katakanlah-kejujuran-walau-pedih.html' title='Katakanlah Kejujuran Walau Pedih !'/><author><name>Green Reefs Indonesia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10638530932271572115</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_jOJ4WzLFWK8/SEYOPbcLLBI/AAAAAAAAAAo/CyBLQXzkhVU/S220/Senapan.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2921934201278785135.post-6584214312627261164</id><published>2008-05-12T19:49:00.000-07:00</published><updated>2008-05-12T19:52:40.504-07:00</updated><title type='text'>Jangan Merusak Nasionalisme untuk Keuntungan Sesaat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Semangat nasionalisme Indonesia diuji kembali dengan diselenggarakannya ajang bergengsi Bulutangkis Thomas dan Uber Cup 2008 di Istora Senayan. Masyarakat cukup antusias menyambutnya. Hal ini didukung oleh media massa yang terus mempromosikan kegiatan ini. Mulai dari masyarakat kelas bawah hingga artis yang dianggap papan atas turut pula hadir untuk memberikan semangat dan dukungan bagi Tim Merah Putih. Dari masyarakat yang tinggal dekat dengan tempat hajatan sampai daerah-daerah yang mesti ditempuh sehari semalam naik kereta seperti Malang. Hampir semua kalangan tersihir dan demam Badminton. Belum lagi ditambah penggemar fanatik Bulutangkis yang menonton melalui layar kaca, walau hanya sepekan pelaksanaannya, rating acara Bandminton pasti melonjak naik, mengalahkan popularitas kontes-kontes nyanyi di stasiun televisi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun nasionalisme ini kembali dinodai dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Masyarakat yang telah antusias menyaksikan dan memberikan dukungan secara langsung di senayan, terpaksa harus mengurungkan niatnya karena tiket telah habis. Padahal, mereka datang sejak pukul 06:00 pagi sugguh aneh bila tiket sepagi itu bahkan loketnya sekalipun belum dibuka karcis pertandingan telah habis terjual. Kalau pun ada yang menjual disekitar loket, harganya sudah tiga kali lipat dari harga normal sekitar Rp.25 rb. Ada indikasi, tiket dijual ke calo-calo dan “orang dalam senayan” sehingga tiket yang jumlahnya terbatas tersebut telah habis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kejadian yang sama terulang pada perhelatan sepakbola di senayan pula, masyarakat yang telah mengantri tiket selama berjam-jam, harus menelan pil pahit karena kehabisan tiket dengan harga normal. Tiket yang masih ada hanya tiket dengan harga mahal. Sebesar apapun semangat nasionalisme seseorang untuk mendukung Tim Merah Putih baik Sepak Bola maupun Badminton atau olahraga favorit lainnya, pasti semangat yang mereka bawa dari rumah sudah tidak seratus persen lagi, semangat boleh tinggi, kalau kekurangan ongkos dan kehabisan tiket, semangat tersebut akan surut juga. Tertinggal kekecewaan yang mendalam yang ada dihati. Merah putih dan atribut lainnya disimpan kembali. Pulanglah mereka dengan tangan hampa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibarat sepak bola, suporter adalah pemain ke-13 yang memberikan semangat dan dukungan terus menerus selama pertandingan berlangsung. Secara psikologis, pemain yang didukung akan bertambah semangat sementara lawannya akan terpengaruh pola permainannya. Suporter pada Badminton ibarat pemain ke dua pada pemain tunggal dan pemain ke tiga pada ganda dan ganda campuran. Kehadiran suporter memberikan tenaga baru yang senantiasa berkobar dan membantu bagi atlet yang bertanding. Dan sekali lagi, kondisi ini dinodai oleh oknum-oknum yang hanya mencari keuntungan sesaat. Tim Indonesia yang seharusnya semangat karena didukung oleh suporter yang banyak, harus merasa cukup dengan suporter seadanya. Hidup boleh susah, tapi jangan rusak nasionalisme demi keuntungan sesaat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Malang, 12 Mei 2008 Pukul 11:18&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2921934201278785135-6584214312627261164?l=bluegreen-life.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/feeds/6584214312627261164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2921934201278785135&amp;postID=6584214312627261164' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/6584214312627261164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/6584214312627261164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/2008/05/jangan-merusak-nasionalisme-untuk.html' title='Jangan Merusak Nasionalisme untuk Keuntungan Sesaat'/><author><name>Green Reefs Indonesia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10638530932271572115</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_jOJ4WzLFWK8/SEYOPbcLLBI/AAAAAAAAAAo/CyBLQXzkhVU/S220/Senapan.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2921934201278785135.post-3475962434129144675</id><published>2008-05-04T23:27:00.000-07:00</published><updated>2008-05-04T23:28:39.905-07:00</updated><title type='text'>Menyontek = Kejahatan Pendidikan</title><content type='html'>Secara sadar atau tidak salah satu dari pembaca telah melakukan perbuatan ini, termasuk penulis sendiri yang melakukannya sejak SD hingga semester 2 perguruan tinggi. Mulai dari menyontek sesama teman dan memusuhinya bila tidak diberikan contekan, buat catatan kecil atau fotocopy bahan menjadi ukuran supermini sampai kelihaian kaki yang membuka catatan yang berada di lantai. Bukan berarti semakin lama semakin lihai tetapi tergantung kondisi “keamanan” waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf bukan bermaksud lari dari kenyataan dan kebobrokan yang telah penulis perbuat tapi penulis memiliki keterbatasan dalam mengingat dan seakan-akan pelajaran yang disampaikan susah untuk ditelaah atau mungkin pengajarnya yang kurang menarik dalam menyampaikan materi. Apapun alasannya penulis sadar telah melakukan kejahatan pendidikan. Itulah masa lalu yang harus diperbaiki. Penulis sadar tindakan tersebut hanya kebohongan semata, membohongi diri dan mengambil nilai terbaik yang bukan hak penulis. Melaksanakan jalan singkat untuk kegembiraan sesaat, karena nilai yang diperoleh bukan untuk dibanggakan dan ada perasaan malu dan bersalah pada diri, pada guru/dosen, pada teman-teman yang telah meluangkan waktunya selama semalam atau beberapa pekan sebelumnya untuk ujian dan tentunya pencipta otak yang Subhanallah hebatnya Allah swt. Walhasil ilmu yang diperoleh tidak menghasilkan manfaat apa-apa karena diperoleh dengan jalan yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh berat meninggalkan kebiasaan yang mudah dan beresiko tinggi, namun tahukah Anda, bila saja nilai itu adalah sebuah makanan tentunya rasanya sangat enak dan bergizi serta memberikan energi yang positif bagi kita. Bagus atau buruknya adalah bukan susbtansi yang mendasar tetapi bila diperoleh dengan cara yang benar tentu lebih nikmat dan sebuah kebanggaan permanen bagi diri sendiri, bukan untuk dipamerkan pada khalayak ramai, tapi sebuah kebanggaan. Walaupun ada teman kita yang memperoleh nilai yang sama tetapi bukan dengan cara yang halal dan ia bangga dengan itu, bagi penulis adalah sesuatu yang buruk. Kalau sudah menjadi kebiasaan memang sulit untuk ditinggalkan apalagi menyangkut nama baik dan tampang, tapi bukan berarti tak ada jalan keluar sepanjang kita berusaha Insya Allah selalu ada jalan dan Dia akan menuntun orang yang mau merubah gaya hidupnya. Walau jalan yang dihadapi penuh duri dan berliku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kemungkinan orang-orang disekitar kita yang melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme baik kelas teri maupun kakap (bukan tidak mau peningkatan kelas dari teri ke kakap tapi hanya menunggu waktu saja), berawal dari kebiasaannya menyontek dibangku sekolah. Selama waktu berlalu mental korupsinya pun terbentuk, KKN atas usaha dan waktu yang diperlukan untuk sebuah nilai yang bukan haknya. Mereka tumbuh bersama mental tersebut sehingga begitu ada peluang langsung diaplikasikan. Maka jangan heran bila KKN sulit diberantas walau dibuat organisasi semacam KPK ratusan. Karena memang akarnya berawal dari sistem pendidikan yang kurang baik dan lemahnya sistem pengawasan diri dan lingkungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saja orang sadar bahwa yang dia butuhkan bukan nilai tetapi ilmu dan pengetahuannya. Apalah arti nilai tinggi bila ilmu dan pengetahuan tidak dimilikinya, inilah yang dikembangkan bukan nilai kan ???. hal yang perlukan ketika kita akan bekerja bukalah nilai tetapi kemampuan ilmu dan pengetahuan serta skill kita. Oleh karena itu perbaikan sistem pendidikan Indonesia sekali lagi harus mendapat perhatian yang besar. Insya Allah, bila pendidikan terlaksana dengan baik, masalah-masalah yang lain akan terselesaikan. Masalah kemiskinan akan selesai bila orang mememiliki SDM untuk bersaing baik di negeri sendiri maupun di negeri orang lain. Masalah kelangkaan bahan bakar akan selesai bila banyak tercipta energi-energi terbaru dan masalah-masalah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan artikel ini akan ditutup dengan sebuah Hadist Rasulullah Saw : “Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat”. Tentunya yang dimaksud hadist ini adalah menuntut ilmu dan pengetahuan yang baik, dengan cara yang baik dan untuk diaplikasikan melalui cara yang bijak dan bertanggungjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 3 Mei 2008, Pukul 17:27&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2921934201278785135-3475962434129144675?l=bluegreen-life.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/feeds/3475962434129144675/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2921934201278785135&amp;postID=3475962434129144675' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/3475962434129144675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/3475962434129144675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/2008/05/menyontek-kejahatan-pendidikan.html' title='Menyontek = Kejahatan Pendidikan'/><author><name>Green Reefs Indonesia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10638530932271572115</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_jOJ4WzLFWK8/SEYOPbcLLBI/AAAAAAAAAAo/CyBLQXzkhVU/S220/Senapan.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2921934201278785135.post-1078289410208227189</id><published>2008-05-04T23:18:00.000-07:00</published><updated>2008-05-04T23:27:38.747-07:00</updated><title type='text'>Potret Pendidikan Indonesia</title><content type='html'>Hari ini kembali diperingati sebagai “Hari Pendidikan Nasional”. Hari untuk mengenang dan introspeksi pendidikan di Indonesia saat ini. Namun masih pantaskah negeri ini merayakannya dengan upacara bendera atau berbagai lomba sementara banyak anak-anak Indonesia yang belum mengenyam pendidikan sedikitpun. Masih banyak anak yang terpaksa putus sekolah karena biaya yang tidak terjangkau dan tentunya masih banyak anak yang terpaksa berada di jalanan untuk menyambung biaya hidup dan sekolahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harusnya bersedih dengan pendidikan kita. Sebagai contoh, pelaksanaan ujian nasional pada level SD hingga SMA menambah borok pendidikan Indonesia. Dimana Para pendidik termasuk Kepala Sekolah salah satu SMA di Sumatera Barat yang notabene adalah seorang pendidik dan harusnya dijadikan contoh/panutan kompak memberikan dan memperbaiki lembar jawaban siswanya agar siswanya bisa lulus dan mengharumkan nama sekolah karena tidak ada siswanya yang tidak lulus. Mereka berdalih sekolah lain juga melakukan hal yang sama dan mereka tidak tega melihat siswa dan orang tua siswa yang harus bersedih karena tidak lulus. Apapun alasannya, seharusnya para pendidik tidak melakukan hal tersebut, merekalah yang mengajarkan norma-norma kepada siswa, namun  mereka pula yang melanggarnya. Hal ini akan berimbas pada ujian masuk perguruan tinggi, karena mereka lulus SMA dengan cara-cara yang tidak benar, ujian masuk perguruan tinggi pun siswa tersebut akan mencari “kemudahan” karena semenjak SMA pun mereka diajar demikian, bisa jadi ketika masuk  dunia kerja pun demikian. Rantai ini harus diputus agar kualitas anak indonesia bukan mental karbitan dan jalan pintas, sehingga manusia Indonesia berkualitas lebih baik karena berawal dari proses yang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelakuan para pendidik dan siswa tentu saja berasal dari ketidakmampuan mereka dalam menghadapi ujian nasional. Ketidakmerataan kualitas pendidikan dan kemampuan siswa harus dilawan oleh suatu sistem penentu kelulusan siswa yang notabene tidak berpihak pada siswa. Sekolah yang memiliki siswa kualitas pendidikannya dibawah rata-rata diuji dengan standar soal yang begitu berat belum lagi standar kelulusan yang semakin tinggi 5.25 sehingga banyak siswa kemungkinan tidak lulus, dan akhirnya memaksa sekolah untuk “kreatif” menyiasati sistem tersebut agar siswanya lulus dan nama baik sekolah tidak tersemar. Buat apa dipaksakan suatu sistem kelulusan yang membuka celah-celah kejahatan. Buat apa memaksakan standarisasi kelulusan sedangkan kualitas pendidikan yang sekolah berikan seadanya. Karena ketidakmerataan kualitas pendidikan dan anak didik, tidak ada legalisasi untuk menyamatakannya. Dengan kata lain, kelulusan siswa tidak ditentukan oleh ujian nasional tetapi ditentukan oleh sekolah, karena sekolah masing-masinglah yang memberikan pelajaran sehingga tau standar kemampuan siswanya. Nanti ketika melanjutkan ke tahap berikutnya dilakukan lagi ujian masuk dengan standar sekolah atau universitas yang akan dituju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pun juga ketidakjujuran dalam kelulusan adalah kejahatan pendidikan/ kriminasasi pendidikan sedangkan pemicu dari kejahatan pendidikan harus ditiadakan dengan dihapuskannya ujian nasional. Paling tidak semakin sempitlah ruang kriminasasi dalam pendidikan. Dengan proses pendidikan dan sistem yang sesuai, kualitas pendidikan Indonesia akan semakin meningkat. Bangku sekolah bukanlah tempat pendidikan kejahatan, tetapi pendidikan yang sebenar-benarnya mendidik ilmu dan pengetahuan dengan cara-cara yang bernorma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2 Mei 2008, pukul 11:30&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2921934201278785135-1078289410208227189?l=bluegreen-life.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/feeds/1078289410208227189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2921934201278785135&amp;postID=1078289410208227189' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/1078289410208227189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/1078289410208227189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/2008/05/potret-pendidikan-indonesia.html' title='Potret Pendidikan Indonesia'/><author><name>Green Reefs Indonesia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10638530932271572115</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_jOJ4WzLFWK8/SEYOPbcLLBI/AAAAAAAAAAo/CyBLQXzkhVU/S220/Senapan.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2921934201278785135.post-6076603952110836596</id><published>2008-04-28T01:40:00.000-07:00</published><updated>2008-04-28T01:49:33.706-07:00</updated><title type='text'>Man Vs Viruses</title><content type='html'>Seperti petinju saja kedua makhluk ini diperhadapkan, kalau bertanding ya..tidak bisa Mas, manusia terkecil sebangsa Ucok Baba masih raksasa yang besar bagi virus yang ukurannya milli mikron...eits, tunggu dulu, walau otak virus juga kecil, tapi otaknya tidak sekecil akalnya. Mereka masuk melalui jalur keluar masuk yang biasa digunakan manusia untuk mempertahankan kehidupannya, mulut lubang hidung, selama masih manusia adalah benda yang bernyawa, lubang pori-pori pun masuk memperbanyak diri sehingga manusia setinggi tiang listik pun bertekuk lutut dihadapkan virus...ha..ha, dan virus pun tertawa merayakan kemenangannya...&lt;br /&gt; Tak tanggung-tangung dan tanpa belas kasihan, menyebabkan berbagai macam penyakit pada berbagai tempat termasuk virus AIDS, flu. Barang yang kecil itu, membuat makan tak enak walau kue tart yang bermandikan cokelat, membuat tidur tak nyenyak walau beralaskan kasur yang empuk di hotel bintang tujuh...ha..ha. sekali lagi takluk bertekuk lutut. Membuat kenyamanan yang biasa kita nikmati sehari-hari menjadi tak berarti. Ketika kita sakit baru kita rasakan indahnya kesehatan bersyukurlah padaNya. Melihat saudara kita yang kurang beruntung yang sementara sehat lebih nikmat walaupun mereka hanya tidur beralaskan koran beratapkan langit...Subhanallah nikmatnya sehat.&lt;br /&gt; Ketika kita sehat, seakan-akan kita lupa akan susahnya sakit. Kita pun lupa untuk menjaga kesehatan, bermain-main dengan hujan, mengangin-anginkan diri pada udara yang tak bersahabat, junkfood dll. Menghambur-hamburkan uang demi kesenangan semu. Tiba giliran sakit atau demam-demam sedikit, tetap juga menghabiskan uang untuk membeli obat, minyak angin atau sekedar vitamin C. Nikmatilah dan manfaatkan kesehatan selagi dikasih...Hidup sehat ! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan diatas merupakan ide beberapa bulan yang lalu sekitar bulan Desember atau Januari. Ide tersebut saya tulis melihat kondisi teman satu kontrakan (padahal saya penghuni gelap) yang sakit, namun masih tetap berusaha sehat dengan mengkonsumsi hidangan berkuah hangat dan ditambah vitamin c. Akhirnya untuk kali yang kedua setelah tulisan ini saya tulis, saya menghadapi kondisi yang sama dan sementara saya menuliskan ini, kondisi saya belum sehat-sehat amat, amat aja ga peduli...he3.. sekali lagi hidup sehat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2921934201278785135-6076603952110836596?l=bluegreen-life.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/feeds/6076603952110836596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2921934201278785135&amp;postID=6076603952110836596' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/6076603952110836596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/6076603952110836596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/2008/04/man-vs-viruses.html' title='Man Vs Viruses'/><author><name>Green Reefs Indonesia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10638530932271572115</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_jOJ4WzLFWK8/SEYOPbcLLBI/AAAAAAAAAAo/CyBLQXzkhVU/S220/Senapan.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2921934201278785135.post-1138501023131027916</id><published>2008-04-21T20:51:00.000-07:00</published><updated>2008-04-21T20:56:10.552-07:00</updated><title type='text'>Corong Kehidupan</title><content type='html'>Ini adalah wadah, media dan sebuah wacana untuk mengekspresikan unek2, gagasan, aspirasi, komentar, ide dan buah pikiran...sebagai sejarah bahwa saya pernah berpikir demikian...dapat pula dikomunikasikan atau di diskusikan..apapun itu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2921934201278785135-1138501023131027916?l=bluegreen-life.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/feeds/1138501023131027916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2921934201278785135&amp;postID=1138501023131027916' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/1138501023131027916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2921934201278785135/posts/default/1138501023131027916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bluegreen-life.blogspot.com/2008/04/corong-kehidupan.html' title='Corong Kehidupan'/><author><name>Green Reefs Indonesia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10638530932271572115</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_jOJ4WzLFWK8/SEYOPbcLLBI/AAAAAAAAAAo/CyBLQXzkhVU/S220/Senapan.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
